Netizen Heboh Pembacokan Mujianto, Calon Bupati Lamongan Jelang Pilkada

Calon Bupati Lamongan Dibacok Hingga Luka Parah – sumber foto: Istimewa

Sial sepertinya kata yang tepat untuk mengungkapkan nasib yang dialami Mujianto. Pria 45 tahun asal Dusun Bulak, Desa Sumberadji, Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan ini mendadak diserang dua orang tak dikenal pada Senin 10 Agustus malam. Akibat serangan dengan senjata tajam berupa pedang, Mujianto yang merupakan calon Bupati Lamongan dari jalur independen mengalami luka parah di kepala, leher, dada, dan tangan. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dengan penjagaan ketat aparat.

Saat kejadian, Mujianto sedang bersama Sueb, calon Wakil Bupati yang berpasangan dengannya. Mereka baru selesai mengikuti acara pertemuan dengan para pendukung mereka dalam Pilkada Lamongan Desember mendatang. Dari lokasi acara menuju rumah, keduanya dibuntuti dua orang tak dikenal yang mengenakan cadar hitam bak ninja. Hingga akhirnya saat sampai di depan rumah, Mujianto diserang membabi buta.

Mendapat laporan ini, aparat gabungan Kepolisian Resor Lamongan dan Kepolisian Daerah Jawa Timur segera bertindak. Dari hasil penyelidikan, akhirnya aparat berhasil menangkan 3 orang tersangka. Dua orang pelaku benama Saiful Arifin dan Edy Kamsu yang merupakan petugas keamanan Mal Galaxy Surabaya. Sementara tersangka lain berinisial S juga berhasil dibekuk petugas.

Saiful berperan sebagai eksekutor yang menyerang Mujianto dengan pedang, sementara S berperan mengendarani sepeda motor yang dipakai dalam penyerangan. Edy sendiri merupakan orang yang berperan mendapatkan pekerjaan tersebut. Mereka dijanjikan bayaran 150 juta jika berhasil menghabisi nyawa Mujianto, dan 50 juta jika hanya berhasil melukai.

Pihak polisi masih mengejar aktor intelektual di belakang penyerangan calon Bupati Lamongan dari jalur independen ini. Dalam Pilkada mendatang, terdapat tiga pasangan calon yang maju bersaing, yaitu Mujianto – Sueb dari jalur independen, Nur Salim – Edi Wijaya juga dari jalur independen serta pasangan incumbent Fadeli – Kartika yang didukung PKB, PDI-P, Gerindra, PAN, Golkar, PKS dan Hanura.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas penyerangan Mujianto, calon Bupati Lamongan? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 13 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 1.811 tweet membicarakan tentang pembacokan terhadap Mujianto, calon Bupati Lamongan.

Lewat 523 tweet, netizen menyebut pelaku penyerangan adalah dua orang berpenampilan layaknya ninja. Akibat pembacokan tersebut, Mujianto mengalami luka parah dan berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Hal ini dinyatakan netizen lewat 339 tweet.

Melihat modus operandinya, netizen menyebut kedua pelaku merupakan pembunuh bayaran. Hal ini disebut netizen lewat 250  tweet. Sementara itu, keberhasilan pihak polisi menangkap 3 orang tersangka kasus pembacokan ini mendapat apresiasi netizen sebanyak 475 tweet. Netizen juga mendukung polisi segera mengungkap motif dibalik peristiwa upaya pembunuhan calon Bupati Lamongan ini.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend