Netizen Kecam Penganiayaan Pengurus RW di Cipinang Saat Tegur Pembagian Sembako

Netizen Kecam Penganiayaan Pengurus RW di Cipinang Saat Tegur Pembagian Sembako

Sumber foto: rayapos / hariannasional

Pembagian sembako yang dilakukan relawan salah satu pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta terus menjadi perbincangan. Kini masalah pembagian sembako itu pun menjadi masalah besar. Dikutip dari iNewsTV, salah seorang pengurus RW di daerah Cipinang, Jakarta Timur, dianiaya oleh relawan yang membagikan sembako.

Insiden penganiayaan terjadi karena pengurus RW menegur pembagian sembako yang dinilai melanggar aturan pilkada.

Berita ini pun ramai ditanggapi oleh para pengguna media sosial twitter. Pengguna twitter mengecam aksi penganiayaan pada pengurus RW saat pembagian sembako tersebut. “sungguh gak tahu malu, dulu yg begini malam2 sekarang terang2an,” tulis pengguna twitter dengan akun @opini_saja.

Baca: Netizen Ramai Kritik Pembagian Sembako Relawan Berbaju Kotak-Kotak

Pemilik akun @zakki2308 menyindir para relawan yang sudah tidak takut pada hukum. “Beginilah kl org dh gak takut hukum, karna hukum tumpul pda sbagian golongan.”

Ada juga pengguna twitter yang berkicau menyatakan keprihatinannya. “Prihatin sekali terjadi pembagian sembako di Minggu Tenang. Ini Demokrasi sembako. Di mana aparat?” kicau akun @musniumar.

Diberitakan pembagian sembako mulai terlihat pada sejumlah wilayah di Jakarta. Pihak kepolisian sendiri kabarnya telah mengamankan enam mobil berisikan sembako di sebuah pabrik kardus, Rt 009/04, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (16/4/2017) malam. Sembako yang berisikan beras, gula, minyak dan lain sebagainya rencananya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan timses nomor urut dua, Ahok- Djarot ke Bawaslu DKI Jakarta atas dugaan politik uang dalam bentuk bagi- bagi sembako.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend