Netizen Kritik Ketua DPR Setya Novanto Yang Mendukung Kampanye Donald Trump

Ketua DPR Setya Novanto Hadir Di Kampanye Politik Donald Trump – sumber foto: Istimewa

Nama Ketua DPR RI, Setya Novanto tiba-tiba jadi sorotan publik tanah air. Hal ini lantaran politikus Partai Golkar tersebut diketahui berada di barisan pendukung kandidat calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump saat konferensi pers. Peristiwa tersebut berlangsung di Trump Tower pada Kamis, 3 September 2015 waktu setempat.

Dalam video yang diunggah di channel Youtube surat kabar USA Today, nampak Donald Trump baru saja menyelesaikan pidatonya dan beranjak meninggalkan podium. Baru beberapa langkah, milyuner yang dikenal luas dengan gaya rambutnya yang khas ini disapa oleh seseorang di ujung barisan pendukungnya, yang tak lain adalah Setya Novanto.

Mereka bercakap sesaat, kemudian Donald balik lagi ke podium sambil mengajak Setya mengikutinya. Donald Trump pun kembali meraih mikrofon dan kembali berbicara kepada audiens yang hadir. Dia memperkenalkan Setya Novanto sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia.

“The speaker of the house of Indonesia, he’s here to see me. Setya Novanto, one of the most powerful men and a great man,” Trump menjelaskan. “And his whole group is here to see me today. And we will do great things for the United States is that correct?” tanya Donald Trump sebagaimana dikutip dari BusinessInsider.co.id

Selain itu Donald juga menanyakan popularitas dirinya di Indonesia. “Do they like me in Indonesia?” tanya Donald kepada Setya. Yang kemudian menjawab, “Yes, highly.”

Tak hanya Setya Novanto yang hadir di lokasi kampanye Donald Trump, dalam video bersangkutan terlihat jelas Wakil Ketua DPR sekaligus politisi Partai Gerindra, Fadli Zon. Fadli nampak tersenyum lebar saat Donald berbincang dengan Setya Novanto.

Dalam wawancaranya dengan Business Insider, Fadli Zon menyebut sosok Donald Trump sangat terkenal di Indonesia, selain karena Donald melakukan banyak investasi real estate di Indonesia, juga karena acara TV yang dimilikinya. Bahkan Fadli menyebut, bagi banyak orang Indonesia nama calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu sinonim dengan milyuner.

“I think we like him because he’s also invested in Indonesia. He has some projects in Bali and West Java, so he’s a friend of Indonesia,” ungkap Zon. “I think he is also very famous with his show and, of course, Indonesian people, when they talk about a millionaire or billionaire, what will pop up in their minds first is Donald Trump.”

Menurut kabar, Setya Novanto dan rombongannya sedang berada di AS untuk mengikuti konferensi para Ketua Parlemen Dunia yang dibuka 1 September di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas keberadaan Ketua DPR Setya Novanto dalam acara kampanye calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 4 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 5.176 tweet yang membicarakan tentang Donald Trump yang merupakan kandidat calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik. Netizen menyebut Donald saat ini merupakan kandidat terkuat di Partai Republik, jauh meninggalkan pesainnya seperti Jeb Bush.

Netizen banyak memperbincangkan tentang Setya Novanto yang tiba-tiba diperkenalkan Donald Trump di dalam kampanyenya. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan netizen, dalam rangka apa Ketua DPR RI berada di barisan pendukung kampanye calon Presiden Amerika Serikat. Hal ini dinyatakan netizen lewat 3.082 tweet.

Banyak dari netizen Indonesia yang melayangkan kritikan terhadap sikap Ketua DPR Setya Novanto yang hadir di acara Donald Trump. Mereka menyebut tak seharusnya Ketua DPR memberikan dukungan terhadap calon presiden negara lain seperti yang dilakukannya. Kritikan ini disuarakan netizen lewat 2.056 tweet.

Sementara itu, pembelaaan yang dilakukan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang menyebut kedatangan Ketua DPR dan rombongannya dalam acara kampanye politik Donald Trump tidak disengaja dan hanya spontanitas belaka dibicarakan netizen sebanyak 1.799 tweet.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *