Netizen Mulai Menilai Konsep Anies dan Ahok Soal Atasi Banjir di Jakarta

Netizen Mulai Menilai Konsep Anies dan Ahok Soal Atasi Banjir

Sumber foto: megapolitan / viva

Konsep untuk atasi banjir nampaknya akan menjadi bahan perbincangan menarik yang akan diangkat dalam putaran kedua di Pilgub DKI 2017 nanti. Dua calon yang akan kembali bertarung, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama ternyata punya pandangan berbeda untuk mengatasi banjir di kawasan Jakarta.

Anies mengungkapkan konsep yang menurutnya sangat tepat untuk atasi banjir di Jakarta. Menurutnya, jalan keluar untuk Jakarta adalah vertical drainage, bukan horizontal drainage. Mantan Menteri Pendidikan itu mengatakan cara tersebut diharapkan bisa mengurangi volume air yang masuk ke sungai.

“Pada akhirnya pengelolaan air harus menggunakan vertical drainage, bukan horizontal drainage. Artinya, dialirkan ke laut saja belum cukup. Tetap dimasukkan ke bumi, dan bumi Jakarta memerlukan air. Ke depan, vertical drainage, bukan horizontal drainage,” papar Anies seperti dikutip dari Detik, Kamis (16/2).

Sementara itu, Ahok tetap yakin normalisasi sungai merupakan langkah terbaik yang bisa atasi banjir Jakarta. Ahok tidak memungkiri bahwa normalisasi sungai di Jakarta belum sepenuhnya selesai.

Sebagai langkah pencegahan banjir di Jakarta, Ahok menyarankan agar lubang-lubang saluran air tidak dibuka ketika volume air meluap di sungai. Soal relokasi warga, Ahok mengungkapkan utuh waktu 3 tahun untuk melatih warga pindah ke rumah susun.

Konsep Anies Baswedan dan Ahok ini pun ramai ditanggapi di media sosial twitter. Salah satu komentar datang dari pengguna twitter dengan akun @Djat_mika yang menyebut konsep normalisasi lebih bagus dan juga telah terbukti. “@detikcom @aniesbaswedan @basuki_btp Normalisasi lebih rasional… & Sudah menampakan hasil.”

Pemilik akun @zam_zam35 berkicau mendukung konsep Anies. “@detikcom @aniesbaswedan @basuki_btp ide bagus pak anies, in sya Allah kami dukung, Allahu Akbar!”

Ada juga pengguna twitter yang menganggap ide Anies dan Ahok ini dapat dijalankan berbarengan. “@detikcom @aniesbaswedan @basuki_btp normalisasi karena banyak sungai/kali yang dangkal/sempit.dibarengin sama vertical drainage.” tulis akun @DKwardhana.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*