Netizen Ramai Bicara Kritik Amien Rais Agar Jokowi Jangan Seperti Burung Unta

Kritik Amien Rais Terhadap Joko Widodo – sumber foto: Istimewa

Sepekan terakhir ini, nama Amien Rais ramai menjadi bahan perbincangan publik. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional ini banyak disebut publik lantara beberapa kali melontarkan kritik pedas terhadap pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo.

Saat menghadiri acara Tarawih Bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di kediaman Akbar Tanjung, pada Jumat 19 Juni 2015, mantan Ketua PP Muhammadiyah ini menyinggung adanya kekuatan siluman yang kuat di belakang pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dikutip dari Republika.co.id, kritik Amien disampaikan saat memberikan tausyiah.

“Kita semua harus tahu, ada kekuatan siluman yang kuat mendukung pemerintahan (Presiden) Jokowi (Joko Widodo) saat ini,” ucap Amien Rais.

Karenanya, Amien Rais mendesak faksi-faksi Islam di Indonesia bersatu guna mengimbangi dominasi kelompok anti-Islam yang menguasai pemerintahan saat ini. Lebih lanjut, mantan Ketua MPR RI periode 1999 – 2004 ini menyatakan pemerintahan saat ini tak ada yang mengontrol, karenanya kelompok Islam sebagai suara mayoritas seharusnya mampu berperan sebagai kelompok penekan untuk memastikan jalannya pemerintahan berpihak pada kepentingan rakyat.

Kritik berikutnya disampaikan Amien Rais pada Sabtu 27 Juni 2015 saat menghadiri buka puasa di Kantor DPP Perindo. Dalam kesempatan tersebut, Amien mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil langkah tegas dalam persoalan ekonomi saat ini. Salah satunya dengan melakukan perombakan menteri Kabinet Kerja khususnya menteri bidang ekonomi.

Menurut Amien Rais, untuk menghadapi masalah ekonomi yang manghadang dibutuhkan keberanian, ia berharap Presiden bertindak tegas dan bukannya menghindar atau bermain aman. Dikutip dari Kompas.com, Amien Rais menyatakan sebagai berikut.

“Reshuffle lebih cepat lebih baik. Jangan sampai Jokowi seperti burung unta, yang kalau melihat bahaya justru memasukkan kepalanya ke dalam pasir dan tidak ingin melihat bahaya itu,” tegas Amien.

Bagaimana sebenarnya tanggapan publik, khususnya netizen atas kritik pedas Amien Rais terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo ini? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 26 – 28 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 8.068 tweet membicarakan tentang Amien Rais.

Netizen banyak yang menyoroti pernyataan Amien Rais bahwa di belakang pemerintahan Joko Widodo terdapat kekuatan siluman. Sebanyak 843 tweet membicarakan hal ini. Netizen banyak yang bertanya kekuatan siluman apa yang dimaksud Amien Rais.

Himbauan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tentang mendesaknya partai dan kelompok Islam untuk bersatu supaya bisa menjadi kelompok penekan dalam mengawasi jalannya pemerintahan sekarang mendapat pembicaraan sebanyak 838 tweet. Netizen banyak yang menyatakan dukungan atas upaya menyatukan kekuatan Islam di Indonesia ini.

Sementara itu, terkait dengan keraguan Amien Rais terhadap kemampuan dan keseriusan Presiden Joko Widodo dalam menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa dibicarakan netizen sebanyak 1.746 tweet. Yang paling menarik bagi netizen adalah perumpamaan Amien Rais tentang Jokowi jangan seperti burutng unta yang menyembunyikan kepala saat bahaya datang. Sebanyak 1.031 tweet menyebut soal pernyataan bernada satir ini.

Terkait dengan desakan Amien Rais soal reshuffle kabinet, khususnya menteri-menteri bidang perekonomian, netizen memperbincangkannya lewat 1.339 tweet. Mayoritas netizen mendukung desakan mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional periode 1999 -2004 ini. Mereka menyebut kondisi ekonomi Indonesia harus segera dibenahi dan salah satu caranya dengan perombakan Kabinet Kerja.

***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend