Netizen Ramai Bicarakan Penulis Jokowi Undercover Ditangkap Polisi

Bambang Tri

Foto: Istimewa

Setelah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada Minggu (25/12) yang lalu, Bambang Tri akhirnya ditangkap oleh polisi. Kepolisian Republik Indonesia menangkap penulis buku “Jokowi Undercover” Bambang Tri Mulyono di Kecamatan Tunjungan, Blora, Jawa Tengah pada Jumat, 30 Desember 2016. Bambang ditangkap atas dugaan ujaran kebencian yang ditulisnya dalam bukunya itu.

Rikwanto menuturkan, Bambang tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali saat menuduh Presiden Joko Widodo memalsukan data di Komisi Pemilihan Umum saat Pilpres 2014. “Tuduhan yang ditulis di buku dan media sosialnya hanya berdasarkan sangkaan pribadi,” kata dia.

Menurut Rikwanto, motif Bambang sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan pribadi untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat. Polisi menganggap perbuatan Bambang ini menebarkan Kebencian terkait peristiwa gerakan 30 September PKI, peristiwa Madiun 1948 dan 1965.

Penangkapan Bambang Tri pada Sabtu (31/12) turut menjadi perhatian netizen Indonesia. Buku yang ditulis oleh Bambang Tri, Jokowi Undercover menjadi trending topik twitter Indonesia sepanjang Sabtu. Sebanyak 3.545 tweet dilayangkan netizen sepanjang Sabtu (31/12) berkaitan dengan penangkapan Bambang Tri.

Terkait motif tersangka, Rikwanto menuturkan, Bambang hanya ingin membuat buku yang menarik perhatian masyarakat. Polisi menilai perbuatannya telah menebarkan kebencian kepada keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) yang tidak tahu menahu perihal peristiwa 30 September 1965. Perbuatannya juga meresahkan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend