Netizen Sindir Soal Megawati Instruksikan Kader PDIP Jaga Perbatasan Jakarta

perbatasan jakarta

(Sumber foto: pojoksatu.id/jpnn.com)

Ketua Fraksi DPRD Jabar Waras Wasisto dari dapil Kota Bekasi-Depok akan menerjunkan Satgas Cakrabuana PDIP Kota Bekasi dan relawan di wilayah perbatasan Jakarta Timur. Mereka ditugaskan untuk memantau dan menjaga agar tidak ada pemilih eksodus dari luar Jakarta.

“Sekaligus menjaga agar pilkada berlangsung aman dan damai,” tegas Waras yang juga Bendahara DPD PDIP Jawa Barat.

Ditambahkan Waras, Satgas Cakrabuana mulai bekerja hari ini dan saat ini sudah 220 anggota Satgas yang tergabung. “Dan kemungkinan terus bertambah. Karena target kami untuk wilayah Jaktim perbatasan tidak ada politik uang dan pemilih eksodus dari luar Jakarta serta pilkada berjalan aman dan damai,” ujarnya saat ditemui usai acara Rakor PDIP Jabar di Menara 165 kemarin.

Hal sama dikatakan Nico Godjang, Ketua Badan Pemenangan Pemilu ( Bapilu) DPC PDIP Kota Bekasi. Menurutnya, Satgas yang ditugaskan merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot. “Jangan sampai semua terlena melakukan kampanye, tapi lupa menjaga berbagai kecurangan. Jadi kami sudah membagi tugas. Ada yang blusukan berkampanye dan ada yang memantau dan menjaga agar tidak ada kecurangan,” ujarnya.

“Jika ada yang mencurigakan dan berpotensi melakukan kecurangan. Kami instruksikan rekam dan tangkap. Makanya semua Satgas dilengkapi peralatan perekam gambar,” tegas Nico.

Instruksi Ketum PDIP Megawati Soekarnuputri agar Satgas PDIP menjaga perbatasan Jakarta itu sontak menjadi perhatian publik di dunia maya. Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen sampaikan ragam sindiran dan kritikan, “Yaaahahahahahaa….satgas MALING teriak MALING”, dituliskan netizen bernama Taufiq Bhakti Samoedera sampaikan sindiran.

Sindiran lain juga dilontarkan netizen bernama Basir Golan, terkait perintah rekam dan tangkap. “Melebihi polri tugas & kewenangannya. Bisa langsung tangkap orang?”. Sedang netizen lain menyoal penjagaan terhadap pemilih eksodus. “Kok bicara eksodus, bukankah pemilih eksudus dari orangnya mbah putri?”. Dituliskan netizen bernama Agus Budiyanto.

Netizen ini pun turut menyindir soal dugaan money politik kubu Ahok. “Menurut mbah putri, bgmn dengan aksi bagi bagi sembako, dan bagi bagi uang lewat BPD (bank DKI)?”.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*