Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Sandiaga Uno Dibanjiri Pembelaan Netizen

Sandiaga Uno

(Sumber Foto: republika.co.id)

Sandiaga Uno memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Kamis (18/1). Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.33 WIB dengan mobilnya. Ia lalu mengisi buku tamu di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

“Nanti ya setelah pemeriksaan,” ujar Sandiaga kepada awak media saat turun dari mobilnya, Kamis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberitahukan, agenda pemanggilan Sandiaga Uno pada Kamis ini adalah untuk menanyakan keterangan Sandi terkait penyebutan namanya oleh Andreas Tjahjadi dalam kasus penggelapan tanah.

“Tentunya kami kan sudah memberkas Andreas, di situ dari keterangan Andreas dia sebut ada nama Pak Sandiaga. Jadi itu yang harus kami periksa, akan kami mintai keterangan,” ujar Argo saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/1).

Kepolisian sudah mengirimkan surat pengantar yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, namun berisi panggilan kepada Sandiaga Uno.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media social terkait Sandiaga Uno penuhi panggilan Polda Metro Jaya.  “…Menjijikan.yg tersangkut Ektp udah rame kenapa g dipanggil2?”, disampaikan akun Maman Rukmana tak habis fikir. Sedang akun bernama Ibnu Sakin Tumaritis, beri sindiran, “Eyaaaa pasti di tangkep dulu pasal kesalahannye belakangan yg penting tangkepin dulu….sungguh terlalu.”.

Selanjutnya, netizen pun beramai-ramai berikan pembelaan kepada Sandiaga Uno, “Jika kita benar jngn pernah takut,….. Masih ada Allah yg melindungi bang Sandi,….. Rakyat sudah mengerti mana yg benar dan mana yg rekayasa”, disampaikan akun Maria Dewi. Komentar serupa juga dilontarkan akun Imam Hipa, “Alhamdulillah. Mantap Bang Sandi. Tetap semangat..Semoga ALLAH SWT berikan kemudahan dan perlindungan hendaknya dari ujian yang datang silih berganti semenjak menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta.”

Sekadar tambahan, Sandiaga juga menceritakan, ibunya, Mien R Uno, sempat berdebar-debar saat menerima surat panggilan tersebut. Ia khawatir putranya melakukan kesalahan dalam mengemban tugas sebagai wakil gubernur yang baru dijalani selama beberapa bulan terakhir. “Yang dia takutin kan anaknya itu menyelewengkan uang rakyat,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/1).

Mendengar kabar tersebut, Sandiaga kemudian meminta maaf kepada ibunya. Ia mengatakan, agar ibunya tak perlu khawatir, sebab kasus itu tidak terkait dengan tugasnya sebagai wakil gubernur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend