Poling Twitter Rustam Ibrahim Soal DKI1 Dimenangkan Yusril

Poling Twitter Rustam Ibrahim Soal DKI1 Dimenangkan Yusril

Pada 14 Maret 2016 lalu, twitter Rustam Ibrahim mencuitkan sesuatu tentang Pilgub DKI 2017. Rustam melalui akun twitter pribadinya, @RustamIbrahim melakukan poling twitter tentang perkembangan politik DKI. “Mari kita lihat lagi perkembangan politik DKI.Jika @Yusrilihza_Mhd head to head vsAhok @basuki_btp siapa anda pilih?”, cuit @RustamIbrahim.

Direktur Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) tersebut membuat poling yang ditujukan pada followersnya untuk melihat siapa yang lebih unggul bila diadakan head to head antara Yusril dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Siang tadi, poling tersebut selesai. Diikuti sebanyak 4.082 pengguna twitter, Yusril keluar sebagai pemenang dengan suara sebanyak 52%. Sementara Ahok memdapatkan suara 45%. Sisanya, 2% vote memilih calon lain dan 1% belum menentukan pilihannya.

Setelah poling tersebut usai, Rustam membuat analisa atau kesimpulan dari poling yang ia lakukan tersebut. “Sehubungan dengan hasil polling tersebut, saya akan menyampaikan beberapa kesimpulan dan/atau analisa saya, sebagai berikut:”, kicauan awal Rustam memulai kesimpulannya.

Berikut 8 poin kesimpulan yang dicuitkan Rustam Ibrahim melalui akun twitternya itu:

1. Tampaknya pendukung2 @Yusrilihza_Mhd di dunia maya makin terkonsolidasi dan siap untuk dikerahkan dalam perebutan opini di medsos

2. Arti penting polling di twitter terletak pd perebutan hegemoni pembentukan opini publik. Dlm hal ini @Yusrilihza_Mhd sdh persiapkan diri

3. Saya ingin mengatakan bhw sekarang ini @Yusrilihza_Mhd adalah figur yang paling potensial untuk menantang @basuki_btp dalam Pilkada 2017

4. Jika Yusril & Ahok memang jadi Cagub dlm Pilkada DKI; maka tidak ayal “pertarungan” sengit antar pendukung akan terjadi di dunia maya

5. Sekali lagi arti penting polling Yusril vs Ahok di twitter hanya karena perebutkan pembentukan opini publik..tdk menggambarkan dunia nyata

6. Polling di twitter tidak menggunakan metode ilmiah.Jadi tdk akurat menggambarkan kenyataan sebenarnya, krn respondennya tdk representatif

7. Polling yg paling akurat dan representatif itu adalah yang face to face interview dan menggunakan sampel secara random terhadap populasi

8. Polling di twitter samasekali tidak akurat,siapapun pelaksananya.Jadi tdk perlu klaim se-akan2 sdh menang.Gunakan saja sbg bahan kampanye

Jika membicarakan head to head antara Yusril dan Ahok, redaksi Eveline telah memantau dua tokoh yang paling banyak diberitakan menjelang Pilgub DKI 2017 ini. Pemantauan selama bulan Februari 2016 yang dilakukan redaksi Eveline mendapati sebanyak 11.667 pemberitaan tentang Ahok atau setara dengan 88,8%. Sementara itu, Yusril hanya diberitakan sebanyak 1.476 atau 11,2%.

One thought on “Poling Twitter Rustam Ibrahim Soal DKI1 Dimenangkan Yusril

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*