Polisi Tangkap Sejumlah Pendemo Dukung Ahok

Netizen Soroti Aksi Demo Pendukung Ahok di Depan Rutan Cipinang

Foto: Ilustrasi

Demonstrasi massa pendukung Ahok di Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat berakhir dengan pembubaran oleh pihak kepolisian. Polisi akhirnya menangkap sejumlah orang pada aksi yang digelar pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan Gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat, Jum’at (12/5) malam. Jumlah massa yang ditangkap diperkirakan delapan orang.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan semua yang ditangkap berjenis kelamin pria. Delapan orang ini ditangkap lantaran diduga melakukan provokasi pada massa. Suyudi belum bisa memastikan atribut yang dipakai pria-pria yang ditangkap itu.

Sebelumnya polisi memaksa massa untuk membubarkan diri karena telah melewati waktu yang ditentukan untuk melakukan aksi. Meskipun demikian, massa tidak mengindahkan peringatan dari kepolisian hingga akhirnya dibubarkan dengan paksa.

Polisi berhasil membubarkan massa Pro-Ahok setelah memukul mundur massa dengan barikade. Selain itu water canon pun digunakan untuk membubarkan massa. Akhirnya massa pun bubar setelah didorong sejauh satu kilometer ke arah Barat dari Cempaka Putih.

Akibat aksi tersebut, sejumlah pengguna twitter juga mengeluhkan kemacetan yang ditimbulkan. Seorang netizen melaporkan, selain menimbulkan macet, demo didominasi oleh ibu-ibu. “Pengadilan Tinggi Jakarta terpantau … demo didominasi suara ibu-ibu. Beberapa orang di tengah jalan jalur lambat. Soeprato macet” ungkap @Putripinasthi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend