Polling Twitter: Netizen Inginkan Titiek Soeharto Sebagai Ketum Golkar

Siap Jadi Ketum Golkar, Netizen Dukung Pencalonan Titiek Soeharto

Foto: Ilustrasi

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengingatkan Partai Golkar agar bertindak cermat dalam memilih ketua umum pengganti Setya Novanto.

Partai berlambang pohon beringin itu harus memilih ketua umum yang tidak mengusung ambisi pribadi, tetapi benar-benar mampu membawa aspirasi kader akar rumput dan masyarakat.

“Baiknya, untuk calon Ketua Umum Golkar, elite, dan DPP Golkar harus mendengar dengan baik suara grass root, kehendak arus bawah,” kata Pangi saat dihubungi, Rabu (6/12/2017).

Pendapat Pangi Syarwi sejalan dengan sejumlah kicauan netizen Indonesia yang terpantau melalui linimasa twitter. Sebuah polling yang dibuat oleh akun @FeryMokoginta memenangkan Titiek Soeharto untuk memimpin partai beringin tersebut.

Jumlah akun yang terlibat dalam polling tersebut mencapai 9.395 pemilih dengan hasil 77% memilih Titiek Soeharto dan 6% memilih Airlangga Hartarto. Uniknya, jumlah yang memilih terserah mencapai 15%.

Terhadap hasi polling tersebut, Seorang netizen pemilik akun @BenyRusmanto menyampaikan keinginannya agar Titiek memimpin partai Golkar.

“Mbak Titiek Suharto Memang Cocok skl Jd Ketua GOLKAR itu Menurut sy…..mhn Ma af sblm nya buat sdr2 kita di SELURUH INDONESIA…👍👍👍” ujar Benny Rusmanto.

Dukungan terhadap Titiek Soeharto juga dikaitkan netizen dengan kerinduan zaman order baru. Hal tersebut dikicaukan oleh akun @AbdullahAMd5.

“Semoga kelauarga Cendana yaitu almarrhum bapak pembangunan Indonesia, Soeharto memegang kembali kejayaan era Orde baru,kami rakyat Indonesia rindu waktu era orba”. 

Seperti diketahui, Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa untuk memilih ketua umum baru Partai Golkar menguat. Wacana ini menguat setelah Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek E-KTP.

Sejauh ini, ada sejumlah nama yang muncul dan menyatakan siap bertarung di Munaslub, yakni Airlangga Hartarto, Idrus Marham, dan Titiek Soeharto.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend