Refleksi Setahun Pemerintahan Jokowi, BEM SI Galang #SidangRakyat

Rencana aksi #SidangRakyat BEM SI – sumber foto : Istimewa

Kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang telah berusia lebih dari setahun malah mendapatkan gunjingan dari berbagai elemen masyarakat, baik dari buruh, mahasiswa serta partai politik. Mahasiswa seluruh Indonesia yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK, mulai dari kinerja bidang ekonomi, hukum, dan lainnya. Mereka juga tidak puas terhadap kebijakan dalam realisasi Nawacita, karena dinilai telah melenceng dari program awal yang telah dicanangkan.

Menyikapi hal itu, BEM SI beserta elemen buruh dan masyarakat lainnya akan menggelar Sidang Rakyat untuk menuntut Jokowi-JK atas kegagalan kinerjanya selama satu tahun memimpin Indonesia. Rencananya, Sidang Rakyat akan digelar di depan istana negara pada Rabu, 28 Oktober 2015.

Pantauan redaksi eveline pada perbincangan di media sosial khususnya Twitter pada periode 27 Oktober 2015, dengan menggunakan Evello Intelligent Tagging System mendapati sebanyak 1.668 tweet yang memperbincangkan rencana aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) untuk menggelar sidang rakyat.

Rencana BEM Seluruh Indonesia yang akan berdemo di Istana Negara pada 28 Oktober 2015, mendapat perhatian netizen sebanyak 272 kicauan. Aksi ini tidak hanya dihadiri mahasiswa, namun aksi tersebut bakal melibatkan masyarakat, antara lain dari kaum buruh, organisasi pemuda dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Selain itu BEM SI menggalang rencana aksi turun ke jalan melalui #SidangRakyat, yang saat ini telah bertengger di Trending Topic Twitter, terbukti sebanyak 2.427 kicauan telah dilayangkan netizen.

Lebih lanjut, netizen menyebut sebanyak 411 tweet, kalau aksi #SidangRakyat yang dilakukan mahasiswa untuk mengkoreksi setahun pemerintahan Jokowi-JK. Sebelumnya, dari hasil survei kepuasan publik dari lima aspek, ekonomi, politik, hukum, hubungan internasional dan keamanan diketahui, jawaban terbanyak yang merasa kinerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla memuaskan adalah pada aspek ekonomi yaitu sebanyak 20 persen. Disusul ada aspek hukum sebanyak 18 persen. Secara keseluruhan 42 persen menjawab tidak puas, 41 persen menjawab ragu-ragu. Sedangkan sisanya, 17 persen menjawab puas. 

Dari survey tersebut, BEM Seluruh Indonesia menyimpulkan, kapasitas Joko Widodo dan Jusuf Kalla belum dapat memenuhi ekspektasi rakyat Indonesia yang diwakili mahasiswa. Artinya dapat dikatakan Jokowi dan Jusuf Kalla telah gagal dalam tahun pertamanya memimpin Indonesia. 

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *