Sebut Pilkada DKI Dimenangkan Islam Radikal, MUI Bantah Pemberitaan Media Asing

Pemberitaan Pilkada DKI di Media Asing Disorot Netizen

Sumber foto: Istimewa

Pemberitaan media asing terkait Pilkada DKI Jakarta kini menuai kontroversi. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, BBC dan Wall Street Journal memberitakan Pilkada DKI dengan menyudutkan pihak- pihak tertentu. Malah, salah satunya menyebut bahwa Pilkada DKI kemarin dimenangkan oleh Islam radikal.

Hal ini pun membuat Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan ikut berkomentar. Amirsyah menyebut MUI menampik pemberitaan yang menyebut bahwa pemilihan gubernur DKI Jakarta kemarin dimenangkan oleh Islam radikal. Menurut Amirsyah, Pilkada DKI Jakarta yang telah diselenggarakan pada Rabu (19/4) kemarin, secara substansial sudah dilaksanakan secara demokratis.

Baca: Pemberitaan Pilkada DKI di Media Asing Disorot Netizen

“Pilkada kemarin telah mencerminkan jalannya demokrasi secara substansial yakni, pemilih yang berhak, yang berasal dari berbagai berlatar belakang agama, suku, dan etnis telah menentukan pilihan dengan jujur dan adil. Dengan dasar itu saya menolak anggapan yang diungkap media asing,” kata Amirsyah, seperti dikutip Republika.

Amirsyah sendiri mengatakan pemberitaan media- media asing tersebut tidak menyuguhkan fakta-fakta yang valid. Ia menegaskan, fakta realitas pemilih dan pendukung Anies-Sandi berasalah dari latar belakang yang beragam, bahkan adapula kelompok non-muslim memberikan dukungan.

Sanggahan dari Amirsyah ini pun juga ditanggapi oleh para pengguna media sosial twitter. Salah satunya yang ikut berkomentar adalah pemilik akun twitter @regonggo yang menyebut pihak MUI tak usah menghiraukan pemberitaan media- media asing tersebut. “ngga usah dengar suara orang kafir dan munafik mereka justru perusak tatanan negeri muslim.”

Baca Juga: Sebut Anies- Sandi Menang dengan Kekuatan Kaum Radikal, BBC Indonesia Dihujat Netizen

Berbeda dengan komentar akun @Alkaaf_Cityzens yang mengatakan bahwa pemberitaan media asing terkait Pilkada DKI memang sangat provokatif. “Media asing..?? Gk heran, toh mereka.mereka² juga biang kerok nya. Jualan kompor di negaranya gk laku, malah nyasar Indonesia.”

Ada juga pengguna twitter yang menyarankan agar MUI instropeksi diri dan jangan terjerumus pemberitaan tersebut. “Introspeksi lbh bagus. Gak usah tipis kuping. Anggap kritik agar negara kita tdk terjerumus spt di timur tengah. Perang yg tak prnh usai.” kicau akun @just_suhendro20.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*