Seorang OB Ditangkap karena Meme di Facebook, Netizen Minta Dibebaskan

Surat Edaran (SE) Ujaran Kebencian atau Hate Speech akhirnya diterapkan juga. Dikutip dari detiknews, seorang officeboy atau OB terpaksa berurusan dengan polisi karena sebuah gambar meme bernada menghina polisi yang dia upload di facebook.

OB bernama Imelda Syahrul ini ditangkap polisi hari Jumat, 30 Oktober 2015 lalu. Imelda merupakan warga Dukuh Doho, Desa Doho, Kecamatan Dagangan, Madiun. Dia ditangkap 3 jam setelah mengupload meme tersebut. Foto polisi yang Imelda upload adalah foto Sat Lantas Polres Ponorogo, Bripda Aris. Foto Bripda Aris direkayasa sedemikian rupa, lalu ditambahkan kalimat-kalimat lucu.

Dengan menggunakan platform  Evello Intelligent Tagging System, redaksi Eveline memantau perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 5 November 2015.Terdapat 1.946 tweet perbincangan tentang OB ditangkap karena meme di facebook. Sedang 679 tweet netizen berkomentar tentang OB yang dimaksud bernama Imelda Syahrul.

Awalnya, Imelda mengupload foto meme polisi ini di sebuah grup facebook bernama “Info Cegatan Polisi Ponorogo”. Mengetahui hal ini, Bripda Aris yang merasa dilecehkan langsung melaporkan akun yang mengupload foto meme tersebut. Aris mengaku selama ini tidak memiliki hubungan kerabat ataupun mengenal pelaku.

Wakapolres Ponorogo Kompol Suharnoto mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan memeriksa motif pelaku karena diduga menghina polisi baik secara perorangan maupun instansi. Apalagi foto yang diunggah merupakan anggota polisi yang berseragam lengkap dan tengah mengatur lalu lintas.

Pengguna twitter pun bereaksi atas penangkapan Imelda ini. Hashtag #BebaskanImelda pada pukul 17.45 WIB bertebaran di media sosial twitter dengan jumlah 268 cuitan. Tweet dengan hashtag #BebaskanImelda ini meminta Imelda dibebaskan atas kasus sepele tersebut.

Berikut salah satu tweet dengan hashtag #BebaskanImelda yang berisi kurang lebih, “#BebaskanImelda woyyy ! Beraninya ama rakyat kecil! Dengan korporasi pembakar lahan dan koruptor takut. Cemen.”  cuit @ardianasmar. Malah, banyak netizen bertanya-tanya kenapa kepolisian tak memperkarakan Tempo yang salah satu edisinya jelas-jelas menghina kepolisian terkait rekening gendut. Demikian tweet dari @ypaonganan, “demi demokrasi…kita desak kapolri bebaskan Imelda dan tangkap Tempo…!!”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend