Siapa Pengkhianat di Lagu Prananda Prabowo Anak Megawati, Tanya Netizen

Lagu Pengkhianat yang dinyanyikan Prananda Prabowo – sumber foto: Istimewa

Belakangan publik Indonesia, khususnya netizen dibuat heboh oleh Prananda Prabowo. Prananda, atau akrab disapa Nanan adalah putra kedua Megawati dari suami pertamanya, Letnan Satu Penerbang Surindro Suprijarso. Nama Prananda sebelumnya jarang terdengar, namun namanya jadi sorotan paska Kongres Ke IV Partai PDI Perjuangan di Bali April kemarin, Megawati menunjuknya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif.

Yang membuat nama Prananda Prabowo santer dibicarakan publik bukan soal aktifitasnya sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif, namun aktifitasnya nge-bandnya. Lewat band Rodinda, Prananda meluncurkan sebuah lagu lewat jejaring sosial Youtube. Lagu berjudul Pengkhiatan inilah yang bikin heboh publik.

Berikut kutipan beberapa baris awal lagu Pengkhiatan yang dinyanyikan putra Megawati Soekarnoputri ini.

“Telah kuserahkan seluruh jiwaku
Untuk menjadi nafas perjuanganmu
Dasar kau pengkhianat”

Banyak yang menyebut lagu tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Prananda Prabowo sendiri tidak pernah memberikan konfirmasi apa yang dimaksudnya dalam lagu tersebut. Politikus PDI Perjuangan Andreas Susetyo tidak berani menilai siapa yang dimaksud sang putra mahkota partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Ketua Umum ProJo, barisan relawan pendukung Presiden Joko Widodo, Budi Arie Setiadi pun enggan berspekulasi tentang siapa yang dimaksud pengkhianat oleh Prananda.

Ada bagian menarik dari lirik lagu Pengkhianat yang menggunakan bahasa Latin. Tempus abire tibi est, yang rupanya dikutip dari ucapan seorang penyair Romawi bernama Quintus Horatius Flaccus atau lazim dikenal sebagai Horace. Dia adalah penyair pada masa pemerintahan kaisar Augustus. Horace berucap “Lusisti satis, edisti satis atque bibisti; tempus abire tibi est” yang artinya “Kamu sudah cukup bermain, kamu sudah cukup makan dan minum; saatnya kamu pergi jauh.”

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas lagu Pengkhianat yang dinyanyikan putra Megawati Soekarnoputri ini? Simak pantauan redaksi Evelien berikut ini.

Pantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 15 – 16 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat total 5.110 tweet membicarakan tentang Prananda Prabowo yang menyanyikan lagu Pengkhianat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.044 tweet menyebut ketidakberanian politikus PDIP untuk mengkonfirmasi siapa yang dimaksud Prananda sebagai pengkhianat di lagu band Rodinda ini.

Netizen pun bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang dimaksud putra Megawati tersebut dengan pengkhianat. Lewat 726 tweet netizen meminta Prananda untuk menjelaskan maksud lagunya. Lebih lanjut, netizen berspekulasi maksud dari keseluruhan lagu Pengkhianat yang dinyanyikan Prananda dengan ekspresi penuh kebencian tersebut. Lewat 428 tweet netizen saling berspekulasi.

Sementara, sebagian netizen menyebut apakah yang dimaksud pengkhianat oleh Prananda adalah Jokowi alias Presiden Joko Widodo? Pertanyaan ini disampaikan netizen lewat 2.010 tweet. Pertanyaan netizen ini tentu bisa dipahami mengingat posisi Jokowi sebagai kader PDIP yang berada di bawah kendali Ketua Umum yang tak lain adalah ibu Prananda Prabowo. Juga, lantara dalam beberapa kasus, Jokowi seperti berseberangan dengan Megawati dalam kebijakan pemerintahannya, semisal soal pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri, serta kedekatan Jokowi dengan Prabowo Subianto yang dulunya merupakan rival saat Pilpres.

Netizen sepertinya harus bersabar dan dibuat menunggu entah sampai kapan untuk mendapat kejelasan tentang siapa yang dimaksud Pengkhianat dalam lagu Prananda Prabowo.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend