Siti Zuhro Sebut Fakta Isu Agama Di Pilkada DKI Dimunculkan Oleh Pejawat (Ahok), Netizen: Betul Itu

Siti Zuhro

(Sumber foto: akun twitter @posmetroinfo/wartapilihan.com)

Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro mengatakan, jika poinnya mengacu kepada kasus Al-Maidah 51, artinya yang memunculkan isu agama bukan dari umat muslim. Namun justru sebaliknya dimunculkan oleh pejawat.

“Itu lugas kita harus jernih berpikir menurut saya jangan lalu kalau kita membicarakan ini berarti tidak bineka tunggal ika, gak ada urusane (tidak ada urusannya),” ujar Siti kepada republika, Ahad (19/3).

Menurut Siti, kasus Al-Maidah harus dilihat dari sisi fakta yang ada atau dalam politik perlu dilihat secara empirik. Menonjolnya isu agama sejak putaran pertama akibat kasus al Maidah 51 karena respons muslim atas isu yang dimunculkan oleh pejawat.

Umat muslim, lanjutnya, merespons secara kolektif dan serius atas isu tersebut. Di mana kasus ini hingga sekarang masih belum tuntas sehingga isu tersebut masih terus terjadi hingga putaran kedua berlangsung. “Ini yang masih tidak tuntas sampai saat ini justru karena ada putaran kedua yang memungkinkan saling berhadapan itu yang akan memunculkan polarisasi,” kata Siti.

Seperti diketahui, pilkada DKI Jakarta masih berlanjut hingga putaran kedua. Sementara yang paling menonjol terkait isu yang dimainkan di Pilkada DKI yaitu isu agama. Isu ini dinilai membuat nuansa politik DKI Jakarta cukup panas.

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait Siti Zuhro sebut fakta isu agama di pilkada DKI dimunculkan oleh pejawat (Ahok). Berikut komentar netizen, “ayo muslim bersatulah,kita mesti pillih orang yg se-iman dgn kita”. Dituliskan netizen dengan akun @ariana009988. Mewakili respon yang sama hingga putaran kedua terkait isu agama yang dimunculkan Ahok.

Ada juga respon lain, dilontarkan netizen bernama AlasMetuah Metuah, yang menganggap isu yang dimunculkan Ahok cuma untuk menakut-nakuti umat islam,“Itu cuma isu dimunculkan agar kita takut bersatulah wahai ummad nabi muhammad saw untuk tdk memilih pemimpin diluar dari agama islam. Ingat pemilu sekali inilah terkhir sebagai penentu masyarakat jakarta. Trims”.

Hal itu kemudian dibenarkan salah seorang netizen lain, “betul itu”, tulis Babeh Si Kembar sepakat bila isu agama pertama kali dimunculkan justru oleh pejawat Ahok.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend