Soal PAN Akan Usung Pangkostrad Edy Rahmayadi Di Pilgubsu, Begini Komentar Netizen

Edy MAN

(Sumber Foto: news.detik.com/FB Edy Rahmayadi)

PAN melirik Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi untuk diusung di Pilgub Sumatera Utara 2018. Edy dilirik PAN untuk dimajukan sebagai calon Gubernur Sumatera Utara.

“Untuk siapa yang akan diusung dalam Pilgub Sumut, kami insyaallah akan ke Edy Rahmayadi, Pangkostrad. Kami sedang mendiskusikan itu,” kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Yandri menuturkan komunikasi antara PAN dan Ketum PSSI ini berjalan lancar. Yandri juga terus mencari dukungan tambahan untuk Edy. “Komunikasinya sudah sangat bagus, termasuk kami membangun koalisi karena PAN tak bisa mengusung sendiri,” ucap Yandri.

PAN segera mendeklarasikan dukungan kepada Edy. Namun deklarasi tersebut, kata Yandri, tentunya tergantung situasi politik.  “Jadi, kalau Pak Edy Rahmayadi dalam perjalanan, dalam akhir Desember bisa memastikan peta dukungannya, insyaallah kami ke sana,” sebut Yandri.

Soal wakil pendamping Edy, Yandri menyebut hal itu masih menjadi pembicaraan. Yandri juga akan mengajak beberapa partai yang telah mendukung calon lain mendukung Edy.  “(Komunikasi) semuanya, termasuk yang sudah memutuskan mendukung salah satu, tetap kami komunikasi. Prinsip kami, sebelum surat keputusan DPP partai tertentu itu didaftarkan ke KPU, maka masih terbuka peluang kami ajak bareng,” pungkas Yandri.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media sosial PAN nyatakan akan usung Edy Rahmayadi di Pilgubsu. “Jika ingin pemimpin yg bersih ya hrs hindari orang2 partai tuk menentukan siapa aja kandidat… Atau gak, kandidatnya hrs brsih dr anggota partai. Krn orang2 berpartai hanya memikirkan tuk kepentingan partaix n membelakangi urusan masyarakat n negara. Itulah jleknya politik di Indonesia… Sadarlah masyarakat!! Brpartai hanya merugikan negara. Tnp partai indonesia pasti akan maju n makmur…”, disampaikan akun Papen Malaholo, beri pendapat.

Selanjutnya, netizen bernama Nur Rochman, pertanyakan soal Mumtaz, “Terus nasibnya mumtaz bijimana
Itu kan sudah lama lobby lobby sama elit PD disumut Masak cuman gegara gak kuat bully langsung dilepeh”. Lebih jauh, seorang netizen sebut Edy bahkan juga menjadi pilihan meski tanpa partai, “Tanpa partai pak edy jg menjadi pilihan”, tulis netizen bernama Lee Wen Chen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend