Tagar #BlokirJokowi Puncaki Trending Topik Indonesia

Jokowi Himbau untuk Berdakwah Lewat Media Sosial, Netizen Setuju

Foto: Ilustrasi

Pengguna aplikasi media sosial di Indonesia terlihat masih kecewa dengan putusan pemerintah memblokir Telegram. Sebagian besar netizen tidak setuju apabila upaya pencegahan konten-konten radikal dilakukan dengan memblokir aplikasi Telegram.

Akibat pemblokiran aplikasi telegram, netizen melakukan protes terhadap Presiden Joko Widodo. Protes dilakukan dengan cara memblolir akun twitter Presiden Jokowi secara beramai-ramai. Tidak hanya itu, netizen juga beramai-ramai menaikkan tagar #BlokirJokowi sebagai tanda protes.

Pantauan redaksi eveline, tagar #BlokirJokowi ramai diguankan netizen sejak Sabtu (15/7) kemarin. Bahkan pada minggu (16/7) tagar #BlokirJokowi memuncaki trending topik Indonesia.

Menurut pantauan akun @evellocorp, tagar #BlokirJokowi menuai 26.422 tweet netizen hingga pukul 12:40 WIB (16/7). Diperkirakan jumlah tersebut akan bertambah signifikan, mengingat ramainya netizen yang menggunakan tagar tersebut.

Ditempat terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan individual atau organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk menempuh jalur hukum kalau menolak penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu). Menurut dia, penerbitan Perppu ini pasti menimbulkan pro dan kontra sehingga wajar kalau ada organisasi masyarakat yang tidak setuju.

“Jika ada yang tidak setuju dengan Perppu Ormas silakan kalau mau menempuh jalur hukum. Kami memberikan ruang bagi yang tidak setuju. Silakan tempuh jalur hukum,” kata Jokowi dalam peresmian kampus akademi bela bangsa Partai Nasdem, Minggu (16/7).

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend