Tak Berpolitik Praktis! Dandim Copot Spanduk Panglima TNI, Netizen: Gatot Lebih Cocok Bersama Prabowo

Dandim

(Sumber foto: kabarviral.id/rakyatsumatera.online)

Dandim 1304 Gorontalo, Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki membenarkan jika aparat Kodim 1304 Gorontalo telah menurunkan dan mengamankan spanduk bergambar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (14/8). Spanduk serupa juga ditemukan di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Saya sudah memerintahkan kepada seluruh Koramil dan anggota TNI Angkatan Darat untuk mencopot spanduk yang ditemukan di wilayah Gorontalo. Itu harus dicopot,” tegas Dadang sebagaimana dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group).

Langkah ini diambil karena, menurut Dadang, pemasangan spanduk itu sama sekali tidak diketahui oleh Panglima TNI dan bisa merusak nama baik Jenderal Gatot. “Ini bisa jadi konspirasi untuk merusak nama panglima, karena sampai saat ini dalam berbagai kesempatan, Jenderal Gatot Nurmantyo selalu menekankan bahwa ia adalah Panglima TNI dan belum berurusan sama sekali dengan politik praktis,” tambahnya.

Spanduk itu memang bertemakan politik. Dimana berisi penggalangan dukungan Capres untuk panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantiyo. Diketahui dalam spanduk berukuran panjang lima meter dan lebar 1,5 meter itu, tertulis “Tim Pokja Pemenangan Inisiatif Pribadi untuk paket JAGO (Jokowi–Gatot) Capres dan Cawapres tahun 2019-2023”.

Sebelumnya, hal ini juga terjadi di Solo, Jawa tengah (Jateng), digegerkan dengan spanduk bergambar Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Di spanduk itu tertulis Capres dan Cawapres 2019-2024 yang terpasang di Jalan Adi Soemarmo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Namun, tak berapa lama spanduk itu langsung dicopot dan diamankan oleh aparat Koramil Kartasura, Selasa (8/8).

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen di media sosial terkait Dandim copot spanduk Panglima TNI Gatot Nurmantyo. “Pak Gatot nggak cocok disandingkan dengan sosok jkw .. cocoknya dia jadi wakilnya Prabowo .. atau dia jadi Capres yang didukung Prabowo …”, dituliskan Erwin Lubis sebut Gatot lebih cocok bersama Prabowo. Hal senada juga disampaikan netizen lain bernama Umar, “Kalau panglima Gatot kami dukung tapi kalau bersanding sama jokowi kami tak dukung”.

Selanjutnya, sindiran sempat dilontarkan dua netizen berikut, “Pak gatot pantesnya jadi presiden, itu juga kalau beliau mau mencalonkan diri…berlian tempatnya di tempat teratas, bukan dibawah loyang lapis emas…”, tulis Josip Idromeno. Sedang netizen lain bernama Mustari Ahmad, menulis, “Bukan panglima TNI nya. Tapi yg sebelahnya itu lho….”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend