Terus Disudutkan, Kultwit Pak SBY Jadi Trending Topic

Terus Disudutkan, Kultwit Pak SBY Jadi Trending Topic

Kamis pagi (18/2) netizen dikejutkan dengan hadirnya trending topic “Pak SBY”. Ternyata trending topic tersebut bermula dari kultwit yang disampaikan oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Melalui kicauan sebanyak tujuh (7) tweet tersebut SBY menyampaikan kritiknya atas perilaku  “pihak yang tengah berkuasa”.

Perilaku yang dimaksud oleh SBY adalah selalu menyalahkan keadaan sulit masa kini sebagai warisan dari masa lalu. Hingga saat ini, “SBY & Pemerintahan SBY” masih sering dikambinghitamkan & disalahkan oleh pihak yg tengah berkuasa. *SBY*” demikian cuit pembuka dari SBY.

SBY juga mengkritik mereka yang dulu pernah bersama-sama dan sekarang kerap mengkritik pemerintah masa lalu. SBY pun berujar tentang hal ini: “Sikap & pernyataan yg salahkan SBY juga datang dari mereka yg dulu pernah bertugas bersama saya di pemerintahan. *SBY*”. 

SBY juga meminta agar kesalahan diarahkan kepada dirinya, jika harus menyalahkan pemerintahan masa lalu. Sebagai pemimpin SBY menyampaikan tanggung jawabnya atas jalannya pemerintahan selama sepuluh (10) tahun. “Bagi yg ingin terus salahkan pemerintahan yg lalu, alamatkan saja kpd saya (SBY). Saya pemimpin & saya bertanggung jawab. *SBY*”, cuit SBY.

Hingga berita ini dimuat, kultwit SBY masih bertahan sebagai trending topic. Pantauan redaksi eveline, hingga pukul 09:29 pagi sebanyak 1.957 tweet merespon kultwit tersebut. Netizen pun beragam menanggapi kulltwit SBY tersebut. Seorang netizen, dengan akun @mata_indigo menyebutkan: untuk karakter seperti pak SBY bahasa seperti itu sudah bahasa keras.

Tidak sedikit juga netizen yang bertanya, ada apa dengan SBY. Seorang netizen bernama Rudi Cayo melalui akunnya @rudics menyebutkan : Pagi ini adalah pak SBY lagi galau/baper kah? Ngetwit sendiri (tanpa admin)…dan berkeluh kesah atau curhat?… —” 

Ada juga netizen yang membela SBY yang dianggap melakukan pencitraan. Netizen bernama Fachmiza M berkicau membela: “@missciccone pencitraan pak SBY nya dmnanya? Dia punya hak untuk konfirm sebagai individual”. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend