Tetap Akan Melakukan Perlawanan Pada Rezim Politik “Cinaisasi” Ini, Sri Bintang Didukung Netizen

Sri bintang

(Sumber foto: akun twitter @posmetroinfo/@BungHaris3)

Sejak awal dirinya ditetapkan sebagai tersangka, Sri Bintang Pamungkas selain menolak di-BAP, Ia pun meminta kepada penyidik agar pemeriksaannya tidak lebih dari 5 jam. Hal itu karena menurut aktivis era orde baru itu, petisinya ke MPR untuk digelar sidang istimewa adalah konstitusional dan bukan sebuah upaya makar.

“Apa yang dituduhkan pada saya itu sembarangan, gegabah,” tegas Sri Bintang usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Selama sekitar 3,5 jam pemeriksaan, Sri Bintang mengatakan, dirinya memberikan 8 poin ke penyidik, salah satunya meminta penyidik untuk membuktikan tuduhan makar terhadapnya. “Mereka tidak mungkin bisa menemukan bukti sebagaimana dituduhkan pada saya, karena yang saya tuntut adalah sidang istimewa MPR dan itu sangat konstitusional, kalau mau dibikin heboh itu revolusi yang konstitusional,” paparnya.

Menurut Sri Bintang, tuntutannya ke MPR untuk meminta sidang istimewa adalah sebagai revolusi untuk mengganti kekuasaan pemerintah. Ia juga menyampaikan, penolakannya terhadap pemerintah yang sah karena khawatir dengan kondisi politik negara saat ini.

“Yang kedua, bahwa penolakan saya ini antara lain karena kekhawatiran saya yang amat sangat dengan politik ‘Cinaisasi’ yang dilakukan oleh rezim Jokowi-JK. Dan mereka jutaan yang masuk ke Indonesia,” sambungnya.

Karena itu, Sri Bintang menyatakan dirinya tetap akan melawan pemerintahan. “Dan saya mengatakan, saya akan tetap melakukan oposisi perlawanan pada kekuasaan ini sampai saya anggap selesai, yaitu kembali ke UUD 45, cabut mandat Jokowi-JK dan pembentukan pemerintah baru,” paparnya.

“Karena rezim Jokowi-JK ini sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup dan NKRI, rakyat, bangsa dan negara,” sambungnya.

Ia menambahkan, dirinya akan mengadukan hal ini ke Internasional Parliamentary Union (IPU). “Dan saya melaporkan ini pada parlemen dunia dan sudah masuk,” tutupnya.

Pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen terkait Sri Bintang Pamungkas yang tetap akan melakukan perlawanan terhadap rezim politik “Cinaisasi” ini.  Berikut komentar netizen pada linimasa twitter. “semangat bapak. sebagai anak bangsa anda lebih baik daripada yg diam saja nkri hancur. anda bernyali. salam hormat saya”. Kicau akun @azizahnajatima nampak menyampaikan dukungannya.

Dukungan juga terus mengalir dari netizen lain. “MANTAP .HANYA ADA SATU KATA LAWAN .!!!”. Tulis akun @assep_bobby.  Sedang netizen dengan akun @assep_bobby, berikan sanjungan. “Sri bintang mantap”.

Ada pula netizen lain, sampaikan keresahaan atas situasi dan kondisi Indonesia. “tauk ah bingung di kota2 di jawa timur pekerja china uda merajalela semoga pemerintah cepat sadar akan bahayanya”. Dikicaukan akun @raradhyta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend