Tuntut Penuntasan Kasus Munir, Hashtag #11TahunMunir Jadi Trending Topic

Hari ini, 7 September 2015 menandai 11 tahun kematian pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib atau dikenal sebagai Munir. Meski lebih dari satu dekade berlalu, kasus kematian Munir masih menyisakan tanda tanya dan banyak pihak menganggap kasus ini belum selesai.

Munir meninggal dunia 7 september 2004 di pesawat Garuda Indonesia, dalam perjalanan dari Jakarta ke Amsterdam, Belanda. Hasil penyelidikan menemukan adanya racun arsenik di tubuh munir yang berarti kematiannya tersebut disengaja dan direkayasa.

Para aktivis menyebutkan mereka belum menerima bahwa kasus Munir dianggap selesai. Istri Munir, Suciwati bahkan menyebutkan bahwa kasus kematian suaminya harus dapat mengungkap siapa saja aktor intelektual dibalik layar. Pelaku lapangan saja tidak cukup untuk menutup kasus Munir. Sejalan dengan Suciwati, para aktivis bahkan menganggap dalang pembunuhan Munir masih berkeliaran disekitar kita. Bahkan bisa jadi sekarang memiliki pos jabatan di Pemerintahan.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar mengatakan, pembunuhan terhadap Munir bukanlah pembunuhan biasa, namun terencana matang dan dilakukan orang berkeahlian khusus. Maka penyelesaian kasus Munir membutuhkan kemauan dan keberanian dari pemerintah.

Haris Azhar dalam rilis yang diberikan, Minggu (6/9) menyebutkan “Kami mendesak Presiden Jokowi agar membentuk tim independen penyelesaian kasus Munir sebagaimana pernah dilakukan Presiden SBY dengan membentuk tim pencari fakta (TPF) kasus Munir. Atau Presiden dapat menginstruksikan Kapolri agar membentuk kembali tim Mabes Polri di dalam mengungkap kasus pembunuhan Munir.”

Menurut Haris, perkara pembunuhan Munir harus diungkap sampai jelas siapa pelaku dan orang yang harus bertanggungjawab atas kematian aktivis HAM itu. Bebasnya pelaku pembunuhan Munir sampai sekarang dipandang dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat luas.

Pantauan redaksi eveline, peringatan 11 Tahun kematian Munir pada hari ini cukup ramai menjadi perbincangan para aktivis, pegiat dan masyarakat umum di linimasa twitter. Sampai dengan pukul 09:11 WIB, perbincangan tentang aktivis HAM Munir mencapai 2.370 tweet.

Bahkan sebanyak 841 tweet disampaikan oleh para onliner tersebut bahwa hari ini, 7 September 2015 tepat 11 tahun peringatan kematian Munir. Onliner menyuarakan 388 tweet yang mengingatkan kepada siapapun untuk tidak lupa terhadap kasus Munir dan terus menyuarakan tuntutan penuntasan kasus Munir.

Selain itu, onliner juga berbincang tentang peringatan 11 Tahun Kematian Munir melalui Hashtag #11TahunMunir. Hashtag yang bertengger sebagai trending topic sejak pagi ini diramaikan oleh 2.033 tweet sejak semalam. Redaksi eveline memperkirakan jumlah tweet menggunakan #11TahunMunir akan terus bertambah hingga malam nanti.

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend