Usai Rapat Bersama Panglima dan Kapolri, Wiranto: Polemik Senjata Selesai

Wiranto Ingin Kisruh Senjata Diselesaikan Tertutup, Netizen: Ada yang Disembunyikan

Sumber foto: Istimewa

Menkopolhukam Wiranto baru saja selesai mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak, Jumat (6/10). Pertemuan ini membahas polemik senjata yang belakangan ramai dibicarakan.

Dalam pertemuan itu hadir Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Ryamizar Ryacudu, Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir, Kepala BIN Jenderal (Pol) Budi Gunawan, Dirjen Bea Cukai, dan Dirut PT Pindad.

Selesai pertemuan tersebut, Wiranto menyebut bahwa polemik senjata yang belakangan menjadi sorotan ini telah selesai. Politisi Hanura itu juga menambahkan berbagai upaya untuk memecah belah soliditas aparat pertahanan dan keamanan negara adalah perbuatan yang sangat berbahaya yang harus dihentikan dan dinetralisir.

Terkait pembelian perangkat senjata oleh aparat keamanan, Wiranto mengatakan telah diselesaikan melalui rakor tersebut. Diantaranya, mengenai banyaknya regulasi yang mengatur tentang pengadaan sejata api yang telah diundangkan sejak tahun 1948 hingga sampai dengan tahun 2017. Hal ini mengakibatkan perbedaan pendapat yang berkembang di institusi yang menggunakan senjata api.

Kemudian, terkait dengan pengadaan SAGL 40×46 yang masih tertahan di Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, akan segera dikeluarkan rekomendasi dari panglima TNI, dengan catatan amunisi tajamnya dititipkan ke Mabes TNI. Menkopolhukam berharap kepada institusi negara maupun masyarakat untuk memahami hal ini dan tidak lagi dikembangkan di ruang publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend