Wacana Deparpolisasi Masih Ramai Diperbincangkan Netizen

Wacana deparpolisasi yang dikeluarkan oleh Sekretaris DPD PDI-P DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi masih cukup ramai diperbincangkan netizen. Tidak kali ini saja PDIP menyebut adanya usaha deparpolisasi. Wacana ini bahkan mengemuka pada saat Kongres PDIP IV di Bali (9-12 April 2015).

Dalam kongres tersebut,  Megawati Sukarnoputri menengarai adanya inisiasi dari pihak-pihak yang mencoba memisahkan Presiden dari PDIP dengan menganggap Partai Politik adalah beban demokrasi.  Pernyataan Megawati tersebut menuai 1.139 tweet perbincangan di media sosial twitter.

Kali ini wacana deparpolisasi didengungkan kembali oleh partai berlambang moncong putih. Hal ini tak lepas dari keinginan Ahok untuk maju lewat jalur independen.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernyataan Prasetio tersebut menuai banyak kecaman netizen, terutama pendukung Ahok. Dikutip dari detik.com, Budiman Sudjatmiko menyatakan bahwa “Jakarta terlalu besar kalau sekadar diselesaikan satu orang baik sekali pun. Orang baik tak cukup, satu superman tak akan cukup jadi dibutuhkan partai politik,” kata Budiman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2016).

Sementara, wakil ketua DPR RI, Fadli Zon justru menyatakan sebaliknya. Fadli Zon menyatakan apa yang dilakukan Ahok bukan upaya deparpolisasi. Dia justru menyerang balik yang menuduh Ahok melakukan peniadaan partai politik.

Pantauan redaksi eveline pada linimasa twitter pada periode 8-11 Maret 2016, wacana deparpolisasi masih ramai diperbincangkan 11.065 tweet. Puncak perbincangan tentang deparpolisasi terjadi pada Kamis (10/3) kemarin. Jumlah perbincangan netizen mencapai 5.167 tweet.

Sebagian besar netizen menyatakan penolakannya terhadap istilah deparpolisasi. Akun @amir_alrahab misalnya, menyebut : Deparpolisasi, bukannya itu yg bikin orang2 Partai sendiri, dgn menjadikan partai semacam milik pribadi? Coba aja cek dgn teliti”. 

Akun @BULLFRONT menyebutkan bahwa majunya Ahok melalui jalur independen sebagai kritik atas kinerja partai. “Teman Ahok vs parpol kami lihat sebagai kritik atas parpol aja sih. Mungkin karena dianggap masih punya kekurangan. #deparpolisasi“.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend