Yenny Wahid Mundur, Netizen Terbelah Dua Kubu

Foto: Istimewa

“Tugas kesejarahan yang saya yakini adalah meneruskan perjuangan Gus Dur untuk menjaga keutuhan umat, terutama umat NU, karenanya, saya harus berdiri mengayomi semua kandidat, bukannya malah terjun ikut bertempur,” ujar Yenny, Rabu (3/1) melalui akun twitter pribadinya @yennywahid.

Namun, Direktur Wahid Foundation ini tetap berterima kasih atas tawaran Prabowo dan Partai Gerindra. Dia mengaku telah memikirkan dengan matang tawaran tersebut. Namun Yenny lebih memilih pertimbangan dari keluarganya dan para sesepuh.

“Saya mengucapkan apresiasi yang sangat dalam atas tawaran dari Pak Prabowo dan keluarga besar partai Gerindra,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menghargai sikap Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid yang menolak tawarannya untuk dicalonkan dalam pemilihan gubernur Jawa Timur.

Prabowo memaklumi alasan penolakan putri mendiang Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu yang disebut demi menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi kemasyarakatan Islam dengan basis utama di Jawa Timur. Dia pun tak memaksakan tawarannya karena juga merasa sebagai murid Gus Dur.

Penolakan Yenny Wahid untuk maju dalam kontestasi pilkada Jawa TImur ramai menjadi perbincangan netizen Indonesia. Sejak dirumorkan maju dan akhirnya menyatakan mundur, netizen terbelah dua dalam menyikapi hal tersebut.

Mundurnya Yenny disambut baik disatu pihak. Salah satu alasan dikemukakan netizen untuk mencegah putri Gus Dur tersebut terlibat politik praktis.

“Alhamdulillah selamat dari dagelan…karena ndagel dlm politik itu sangat bahaya… rakyat jelantah yg mayoritas NU jadi korban lagi…#SaveJelantah.’ kicau akun @Parte_virol.

Dipihak lainnya, netizen mendukung agar Yenny tidak maju dalam pilgub Jawa Timur dengan alasan berbeda.

Prabowo berterus terang menyebut para kandidat, terutama Saifullah dan Khofifah, adalah kader terbaik NU. Dia maupun partainya sempat menominasikan Yenny Wahid bukan berarti tak menghormati mereka, tapi sebagai bagian dari proses berdemokrasi dengan hak setiap orang mencalonkan atau dicalonkan.

Gerindra, katanya, belum menyerah setelah Yenny menolak tawarannya. Gerindra masih memiliki kesempatan untuk menentukan sosok yang tepat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

Prabowo akan membahasnya dengan sejumlah pemimpin partai yang belum menentukan sikap, di antaranya Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend