Zulkifli Hasan Minta Berhenti Gunakan Istilah Mahar Politik

Zulkifli Hasan Minta Berhenti Gunakan Istilah Mahar Politik

Sumber foto: rayapos / tempo

Penggunaan istilah mahar politik memang belakangan sangat nyaring terdengar. Semua ini berawal dari pengakuan La Nyalla Mattalitti yang menyebut bahwa dirinya dimintai mahar politik oleh oknum Partai Gerindra untuk maju di Pilkada Jatim 2018.

Semakin ramai penggunaan istilah mahar politik ini ternyata membuat Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan resah. Menurut Zul, sapaan akrab Zulkifli Hasan, istilah mahar itu digunakan untuk sesuatu yang suci dan sakral dalam agama Islam.

Lebih lanjut, Zul menilai bahwa penggunaan istilah mahar yang tidak tepat dalam konteks sebuah transaksi yag merugikan rakyat sangat tidak tepat. Ia pun berharap bahwa penggunaan istilah ‘Mahar Politik’ dapat dihentikan.

“Mari berhenti gunakan istilah ‘Mahar Politik’. Mahar itu sesuatu yg suci dan sakral dalam Islam. Transaksi yang rugikan rakyat itu lebih pantas disebut Suap Politik #PilkadaBersih,” tulis Zul lewat akun twitter pribadinya @ZUL_Hasan.

Baca Juga: Manuver La Nyalla ke Gerindra Ramai Diperbincangkan Netizen

Kicauan Zul itu pun juga ramai mendapat tanggapan dari pengguna media sosial twitter lainnya. Salah satu komentar datang dari akun @elna_hanafi yang menyebut seharusnya bisa saja dengan menggunakan istilah dalam bahasa Indonesia. “Betul sekali Pak @ZUL_Hasan seharusnya menggunakan istilah yang umum dipakai warga kita.”

Ada juga pengguna twitter yang menyarankan agar istilah mahar itu diganti. “Klau kita ambil tengah mungkin istilah yg pas biaya oprasional politik pak. Biar sama” ga ad yg dirugikan.” tulis pengguna twitter dengan akun @RikiKurniawan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend