Balon Udara Google Akan Beroperasi di Indonesia, Netizen Nyatakan Tertarik

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta tiga operator seluler, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata, telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan pihak Google di California,  Amerika Serikat. Adalah teknologi balon internet Google yang melalui sebuah project yang disebut Google Project Loon atau proyek balon udara Google, rencananya setelah melalui serangkaian uji teknis, akan segera dioperasikan di Indonesia dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Masyarakat Indonesia begitu tertarik dengan teknologi akses Internet baru dari balon udara Google ini karena kemampuan aksesnya yang dapat menjangkau hingga ke pelosok-pelosok wilayah terpencil di Indonesia.

Balon udara Google dapat bekerja seperti sebuah menara sangat tinggi sehingga dapat menyebarkan koneksi internet dengan sangat baik, di mana balon-balon tersebut akan di terbangkan pada lapisan udara tinggi pada stratosfer sekitar 20 kilometer di atas permukaan bumi, lalu balon tersebut akan memancarkan koneksi internet 4G LTE dari perusahaan telekomunikasi yang telah bermitra dengan Google Project Loon, agar masyarakat Indonesia dapat mengaksesnya melalui perangkat ponsel pintar mereka yang telah mendukung teknologi LTE.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia mengenai Balon Internet Google yang akan beroperasi di Indonesia ini? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 1 November – 2 November 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 12.204 tweet perbincangan tentang balon udara Google yang akan beroperasi di Indonesia.

Netizen sebut Telkom menentang balon udara Google di Indonesia karena kehadiran balon udara Google yang dapat menyebar internet ini dinilai dapat merugikan industri telekomunikasi di Indonesia, dimana Netizen memperbincangkannya sebanyak 773 kicauan.

Di sisi lain Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) yang meminta kepada pemerintah agar kerjasama ini juga diperluas untuk perusahaan Penyedia Jasa Internet (PJI) lain yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia, mendapatkan perbincangan dari para pengguna Twitter sebanyak 562 tweet.

Netizen lain pun meminta agar pemerintah juga menyetujui dan mendukung teknologi OpenBTS, dimana OpenBTS dianggap sebagai teknologi alternatif yang juga merupakan hasil penelitian dan pengembangan dari dan oleh anak bangsa sendiri. Netizen kemudian mengalirkan kicauannya sebanyak 560 tweet melalui akun twitternya.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend