Catat! Netizen Indonesia Terbesar Ketiga Dunia Perbincangkan ISIS

Netizen Indonesia ISIS

Pengguna twitter Indonesia ternyata berada pada posisi ketiga dunia mencuit tentang ISIS. Hal ini terungkap ketika redaksi eveline melakukan pemantauan linimasa twitter pada periode 5-10 Februari 2016. Pada periode tersebut, perbincangan tentang ISIS oleh netizen Indonesia mencapai 29.671 tweet. Jumlah tersebut sekaligus menguasai Share Index 4,5% perbincangan netizen dunia mengenai ISIS.

Jumlah Share Index terbanyak dimiliki oleh netizen asal Paman Sam. Netizen Amerika Serikat menguasi Share Index perbincangan sejumlah 402.551 tweet atau setara dengan 61,1% Share Index dunia. Tingginya perbincangan netizen asal Amerika Serikat tidak lepas dari kebijakan negara tersebut dalam memimpin perang melawan ISIS.

Faktor lain sebagai penyebab tingginya perbincangan ISIS di Amerika Serikat tidak lepas dari bagian dari kampanye calon Presiden. Bahkan salah satu kandidat asal Partai Republik, Donald Trump juga menggunakan ISIS sebagai senjata utama kampanye. (Baca : Jalan Politik Donald Trump: Jualan ISIS Di Media Sosial).

Negara kedua terbanyak perbincangkan ISIS adalah Inggris. Sebanyak 34,559 tweet dikicaukan netizen asal Inggris. Jumlah ini sekaligus menguasi Share Index 5,2% perbincangan mengenai ISIS.

Sementara netizan asal Kanada adalah negara keempat terbanyak perbincangkan ISIS. Jumlah tweet asal negara belahan Amerika Utara tersebut mencapai 24.521 tweet. Dengan demikian, netizen asal Kanada menguasai Share Index perbincangan tentang ISIS sebanyak 3,7%.

Tingginya perbincangan netizen Indonesia tentang ISIS, menyebabkan netizen Indonesia negara terbanyak di Asia berkicau tentang ISIS. Posisi kedua di Asia diikuti oleh netizen asal India dengan jumlah kicauan sebanyak 19.591 tweet. Sementara posisi ketiga diikuti oleh netizen asal negeri sakura. Jumlah tweet perbincangan netizen Jepang tercatat mencapai 9.823 tweet.

One thought on “Catat! Netizen Indonesia Terbesar Ketiga Dunia Perbincangkan ISIS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *